Website Resmi Desa Parit I Api-Api
MDPT UED SP Barokah Desa Parit 1 Api-Api

Kadis PMD Yuhelmi : Otoritas Desa dan Masyarakat Untuk Dukung Program Ini

Teks foto : Pengarahan Kades Parit 1 Api-Api Sutraman


PARIT 1 API-API -- Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED SP) merupakan unit usaha yang ada pada saat ini, dengan memberikan pinjaman kepada masyarakat Desa dan Kelurahan.

UED SP merupakan program pemerintah Kabupaten Bengkalis untuk memudahkan masyarakat yang bergerak di bidang usaha serta tidak lain tidak bukan untuk mensejahterakan masyarakat.

Di samping bergerak dibanding jasa pinjaman dan setiap satu tahun di adakan Musyawarah Desa Pertangungjawaban Tahunan (MDPT) kepada otoritas Desa dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).

Tepatnya hari Senin (19/02/2018), UED SP Barokah menggelar MDPT 2017 yang dilaksanakan di lapangan futsal Laksaman Desa Parit 1 Api-Api Kecamatan Bandar Laksamana.

Acara MDPT di hadirkan langsung Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Yuhelmi, Kabid P2MD Syahiddallah, Camat Bandar Laksamana Afrizal, Kades Parit 1 Api-Api Suratman, Korcam Bandar Laksamana Sanusi, Korcam Bukit Batu Andrika, Korcam Siak Kecil Herman, Korcom P3MD Tobat Insani, Pendamping Desa Yusman, mantan pendamping Desa Parit 1 Api-Api Ernisa Raiyantina, Ketua UED SP Dwi Wahyono dan pengelola, Direktur Badan Usaha Milik (BUM) Desa Paris Mandiri Aswar dan pengurus, Bhabinkatibmas Kuswanto, Ketua BPD Sarwo, Tokoh Masyarakat dan pemanfaat.

Sebelum sambutan dari otoritas, pembagian doorprize serta reward bagi yang lancar. Ketua UED SP Barokah Dwi Wahyono menyampaikan keadaan keuangan UED SP serta peruntukan untuk MDPT.

"Perputaran keuangan UED SP Barokah sampai tahun 2017 sebesar 15 milyar dan untuk kegiatan MDPT 51% dari sisa hasil usaha (SHU) Rp 100.522.575", terang ketua UED SP Barokah Yono dalam sapaan sehari-hari.

Dengan sudah diadakan pertandingan Korcam Terbaik, Pendamping Desa, Bum Desa dan UED SP terbaik di Kabupaten Bengkalis.

Pertandingan tersebut diadakan oleh Dinas PMD Kabupaten Bengkalis beberapa waktu lalu, Pendamping Desa dan Bum Desa Parit 1 Api-Api mendapatkan juara 1 tingkat Kabupaten Bengkalis.

"Kami dari otoritas Desa mengucapkan terima kasih pada pendamping Desa ekonomi Ernisa Raiyantina yang sudah membawa BUM Desa kami, yaitu Paris Mandiri juara 1 tingkat Kabupaten Bengkalis", ucap Kades Parit 1 Api-Api Suratman dengan di sambut tepuk tangan oleh tamu undangan dan pemanfaat yang hadir.

Dengan sudah dikeluarkan peraturan Bupati (Perbup) 71 tahun 2017 yang menginterupsikan UED SP harus bergabung dengan BUM Desa.

Bergabungnya UED SP ke BUM Desa, kami dari otoritas Desa dan BUM Desa berencana untuk membuka tabungan/ Bank mini untuk pendidikan.

"Adanya tabungan pendidikan dapat membantu anak kita untuk masuk Sekolah serta melanjutkan pendidikan", ungkap Kades Suratman.

Senada dengan Kades Parit 1 Api-Api Suratman, Korcam Bandar Laksamana Sanusi mengatakan, untuk mewujudkan apa yang di jadikan rencana oleh Kades tadi, harus di gabungkan UED SP ke BUM Desa.

"Desa sebagai otoritas tertinggi untuk dapat secepatnya lakukan inventarisasi aset UED SP ke BUM Desa dan difasilitasi oleh Pendamping Desa", tegas Korcam Bandar Laksamana Sanusi.

"Menjadinya unit BUM Desa, peraturan pinjaman bisa berubah, yaitu jasa pinjaman dari 12% per tahun menjadi 10% per tahun, dari pinjaman 30 juta menjadi 60 juta dan ada pinjaman untuk orang kurang mampu", tambah Korcam Bandar Laksamana.

Dengan sudah dikucurkan dana untuk pengembangan usaha oleh pemerintah Kabupaten Bengkalis dari tahun 2011 sampai 2015 dengan nilai 5 milyar dan untuk desa baru 1 milyar.

Berarti dana yang dikucurkan oleh pemerintah Kabupaten Bengkalis bukan dana untuk pribadi atau satu orang tetapi untuk semua orang.

"Uang yang dipinjam dari UED SP uang pemerintah bukan milik pribadi. Dari pada itu mari kita bayar pinjaman kita supaya yang lain mau meminjam bisa dapat", ajak Camat Bandar Laksamana Afrizal.

Program UED SP adalah program yang sangat bagus dalam membentuk masyarakat Desa atau kota membuka usaha Perdagangan, Pertanian, Perkebunan dan UMKM.

"Otoritas desa dan masyarakat untuk dapat mendukung program UED SP karena program ini sangat bagus untuk masyarakat Desa dan Koto", tegas Kadis PMD Yuhelmi.

Kadis PMD Yuhelmi juga mengajak otoritas Desa dan masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam program ini. Partisipasi otoritas Desa dan masyarakat menentukan keberhasilnya.

 


0 Komentar

Tulis Komentar